Kamis, 25 April 2019

6 Waktu Mustajab Terkabulnya Do'a


Do’a itu akan dikabulkan jika di dalamnya terkumpul kehadiran hati, konsentrasi secara penuh terhadap apa yang diminta, dan Allah Yang Maha Berkehendak dalam mengabulkan do'a hamba-hamba-Nya. Jika belum dikabulkan oleh Allah, maka sebenarnya Allah telah mempersiapkan untuk kita yang lebih baik dari itu dan di waktu yang tepat. Namun perlu kita ketahui, inilah 6 waktu mustajab dikabulkannya do’a, yaitu :

1.      Sepertiga malam terakhir
“Rasulullah shallallahu’alaihi-wa-sallam bersabda :
Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, ‘Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.’ ”
(HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758)

2.      Saat adzan berkumandang
“Rasulullah shallallahu’alaihi-wa-sallam bersabda :
Do’a tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang.”
(Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369)

3.      Antara adzan dan iqamat
“Rasulullah shallallahu’alaihi-wa-sallam bersabda :
Do’a di antara adzan dan iqamah tidak tertolak.”
(HR. Tirmidzi, 212)

4.      Ketika sedang sujud dalam shalat
“Rasulullah shallallahu’alaihi-wa-sallam bersabda :
Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdo’a ketika itu.”
(HR. Muslim, no. 482)

5.      Di hari Jum’at
“Rasulullah shallallahu’alaihi-wa-sallam menyebutkan tentang hari Jum’at, kemudian beliau bersabda :
‘Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdo’a ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta.’
Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut.”
(HR. Bukhari 935, Muslim 852 dari sahabat Abu Hurairah Radhiallahu’anhu)

6.      Ketika turun hujan
“Rasulullah shallallahu’alaihi-wa-sallam menyebutkan :
Do’a tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun.”
(HR. Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami’, 3078)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar